Kamis, 25 Agustus 2016

Seorang ibu jengkel dengan hobi anaknya yang suka menyanyi. Suatu ketika ibu ini mengajak anaknya pergi ke Jakarta dari Surabaya.
Ketika ada di stasiun Surabaya si anak bernyanyi, “Surabaya, oh Surabaya, Surabaya…. dst”
karena merasa terganggu dan malu dilihat orang si ibu menegur, “Diam….!”
Tapi si anak tidak peduli, karena hobinya memang menyanyi. Sampai di Semarang si anak nyanyi lagi, “Semarang kaline banjir…. dst” Si ibu menegur lagi, Diam!”
Si anak lagi-lagi cuek aja, karena hobinya menyanyi…
Sampai di Bandung si anak nyanyi lagi, “Hallooo, halo Bandung … dst”
Si ibu tambah jengkel. Akhirnya begitu sampai di Jakarta si ibu memasukan anaknya ke dalam roknya agar si anak tidak nyanyi. Ternyata si anak tetap menyanyi…
“Di sana tempat lahir beta..”

Selasa, 23 Agustus 2016

Lomba Panjat Pinang

Untuk memperingati 17 agustus, sebuah desa mengadakan lomba panjat pinang. Ada satu tim yang kekurangan pemain pria sehingga mengajak seorang banci yang kebetulan menonton perlombaan tersebut. Si banci diberikan posisi yang paling atas karena dia yang paling ringan. Di tengah pertandingan, si banci terlihat mandeg di tiang, tidak mengambil hadiah seperti tim lainnya. Seorang peserta yang kesal kemudian berteriak,

Peserta Lain: “Hei banci! Ngapain loe lama banget disana? Cepetan ambil hadiahnya!”
Banci: “Ihhhh, Buat eikeee hadiah ga penting cyiiinn, Yang penting gesekannya. Oh ah uh
SALAH LIRIK

Seseorang teman saya ditunjuk pada saat sesi latihan untuk menyayikan lagu 17 Agustus oleh komandan.
Komandan: “kamu nyayikan lagu kemerdekaan.”
Prajurit: “Ya pak. Enam belas agustus tahun empat lima.”
Komandan: “Stop, Apa-apaan kamu ini menyayikan lagu kemerdekaan saja tidak bisa!
Prajurit: “Maaf komandan tadi lagunya belum selesai.”
Komandan: “Ulang lagi lagi yang baik dan benar.”
Prajurit: “Siap Komandan (dengan suara lantang) enam belas agustus tahun empat lima, besoknya hari kemerdekaan kita.”
Sang Komandan pun hanya senyum karena telah ditipu dan baru sadar kalo hari ini tanggal 16 agustus
PENGALAMAN PERANG

Saat 17 Agustus-an seorang kakek bercerita tentang pengalamannya waktu ikut perang pada jaman doeloe.
Kakek: “Dulu Kakek ikut perang. Waktu kakek dan teman-teman mo nyerang musuh pake pesawat, ternyata di tengah perjalanan pesawat kakek ditembaki musuh sehingga pesawat itu hancur. Semua yang ada dipesawat itu meninggal termasuk Pilotnya.”
Cucu: “Lhoh kok, kakek sekarang masih hidup?”
Kakek: (Dengan penuh kebanggaan) “Waktu itu Kakek ketinggalan pesawat!”
PEROKOK


Di dalam sebuah Bus kota, ada 2 orang lelaki sedang berbincang-bicang, yang satunya Perokok dan satunya Tidak Perokok atau anti rokok. Mereka membahas tentang keuntungan dari tidak merokok, berikut percakapan dari kedua lelaki tersebut :
 WAHYUDI: Perokok
NIKKY: Anti Rokok

 Wahyudi mengeluarkan sebungkus rokok dari kantong celanannya bermaksud untuk menawarkan kepada orang disebelahnya,

Wahyudi: Mau rokok mas? silahkan
Nikky: Oh tidak,,,! Terima kasih


Nikky merasa tergugah dan ingin memberi arahan kepada wahyudi supaya tidak merokok, lantas mulailah si nikky mengawali pembicaraan,


Nikky: Sehari habis berapa batang rokok mas?
Wahyudi: Biasanya sih 2 bungkus


Nikky: Sebungkus harganya berapa mas?
Wahyudi: 10.000


Nikky: Mas udah berapa tahun merokok?
Wahyudi: Kurang lebih 20 tahun


Nikky: Begini, saya kasih gambaran ya mas, 1 bungkus harganya 10.000, satu hari mas habis 2 bungkus, jadi 20.000, kalau satu bulan 20.000 x 30 = 600.000, jadi kalau satu tahun, 600.000 x 12 = 7.200.000, kalau mas sudah 20 tahun merokok berarti 7.200.000 x 20 =144.000.000, Waaah, seharusnya kalau mas gak ngerokok sudah bisa beli mobil apa tuh?

Wayudi: Saya juga mau kasih gambaran !
Nikky: Silahkan mas
Wahyudi: Mas perokok atau bukan?
Nikky: Saya bukan perokok, itu haram bagi saya,
Wayudi : Trus kenapa mas naik Bus, Mobil mas mana?
Nikky: @@@@@@#######?????????

Senin, 22 Agustus 2016

KAKAK TUA

  Di sebuah toko penjual burung, mempunyai 2 burung kakak tua. Kedua burung itu berbeda, yang satu suka bernyayi dan yang satunya lagi hanya diam saja, datang seseorang ingin membeli burung kakak tua. Ia berkata kepada si penjual burung:
 Pembeli: Berapa harga burung kaka tua ini mas...??
 Penjual: Kalau yang suka nyayi itu 500.000 rupiah, sedangkan yang diam itu 1.000.000 rupiah.
 Pembeli: Lho kok yang suka nyayi harganya lebih murah dari yang hanya diam saja.
 Penjual: yah.... jelas beda wong yang harganya 1.000.000 itu pencipta lagunya kok.

Senin, 15 Agustus 2016

Jin pun tak sanggup

– Seorang pengusaha yang menghabiskan akhir pekannya dengan memancing pakai perahu di sebuah danau, menemukan sebuah botol yang terapung dan tertutup rapi yang segera dihampiri dan diambil oleh sang pengusaha.
Penasaran…, si pengusaha membuka tutup botol, lalu tiba-tiba dari dalam botol keluar asap yang selanjutnya menebal dan mejadi Jin raksasa yang mengambang di depan si pengusaha.
“Terimakasih tuan, tuan telah membebaskan saya, untuk ini tuan silahkan meminta tiga permintaan, saya akan mengabulkannya” kata Jin, seperti format biasa tanda terimakasih Jin yang dibebaskan oleh manusia.
Setelah kagetnya reda, si pengusaha itu terdiam sejenak lalu dia berkata, “Baiklah Jin saya ingin tahun ini tiga kejadian besar terjadi di negeri saya Indonesia ini, pertama saya ingin nilai tukar rupiah di negeri saya ini kembali menjadi Rp. 2500 per 1 dollar US nya, kedua saya mau semua uang hasil korupsi baik oleh swasta ataupun pejabat pemerintah dikembalikan kepada rakyat dan semua pelakunya dipenjarakan, ketiga saya ingin hukum benar-benar bisa ditegakkan di negeri saya ini.”
Sang Jin berpikir sejenak kemudian, menggeleng-gelengkan kepala, pelan-pelan jasadnya kembali menjadi asap lalu berkumpul masuk kedalam botol itu kembali. Dari dalam botol si Jin berseru, “Tuan, tolong botolnya ditutup kembali!!.
Korek Api

– Seorang wanita paranormal baru saja ditinggal mati oleh suaminya. Ketika bertemu dengan temannya sesama paranormal dia berkata, “Suami saya menemui saya dan meminta saya untuk mengiriminya satu pak rokok. Tapi saya nggak tau mesti dikirim ke mana?”
“Kenapa tidak dikirimi saja,” ujar temannya. “Masalahnya saya tidak tau mesti dikirim ke surga atau ke neraka?” sahut si istri. “Hmmm…apakah dia menyinggung-nyinggung tentang korek api?” ujar temannya lagi.
“Saya rasa tidak, memang kenapa?”
“kalo dia di surga, dia akan membutuhkan korek api, tapi kalo di neraka .. saya rasa dia tak membutuhkannya lagi.”
Jin dan permintaan

– Pada suatu hari ada tiga orang yang beruntung mendapatkan lampu ajaibnya Aladdin. Kemudian tiga orang tersebut menggosok dengan cara bergantian.
Orang pertama menggosok dan keluarlah jin dan berkata,” Apa permintaanmu?”
Si orang pertama menjawab,”Aku ingin diberikan minuman keras yang bisa bikin aku terlena dan jangan ganggu aku selama 100 tahun di dalam gua.” Permintaan tersebut langsung dikabulkan.
Orang kedua menggosok lampu dan mengucapkan permintaan,”Aku ingin diberikan gadis-gadis yang cantik dan jangan ganggu aku selama 100 tahun di dalam gua.” Permintaan itu juga langsung dikabulkan.
Orang ketiga menggosok lampu dan mengucapkan permintaan,” Aku ingin diberikan rokok yang tak terbatas dan jangan ganggu aku selama 100 tahun di dalam gua.”
Kemudian setelah 100 tahun jin tersebut datang kembali dan menemukan orang pertama yang meminta minuman kerass, dalam keadaan kurus kering kemudian mati. Begitu pula nasibnya pemuda yang kedua yang meminta gadis cantik, mati dengan badan yang kurus kering.
Akan tetapi beda dengan orang yang ketiga yang meminta rokok, ia tetap segar bugar tanpa cacat sekalipun. Si jin pun berkata,”Apa sih rahasiamu agar tetap bertahan?”
Orang tersebut dengan dongkol menjawab,”Mana koreknya?”
Naik gunung:

Suatu hari ada sekelompok pemuda yang berencana naik gunung, setibanya di tempat tujuan, mereka singgah di base camp, lalu datanglah seorang kakek yang menanyakan maksud kedatangan mereka;
 Kakek : “Kalian sedang apa disini?”

Pemuda 1: “Kami mau naik gunung kek”.

Kakek : “Lebih baik batalkan saja rencana kalian gunung ini keramat, banyak kodoknya”.”Barang siapa yang naik gunung ini, lalu nginjek kodok, nanti berjodoh jelek”.

Pemuda 1: “Oh begitu, tappi kami udah terlanjur semangat naik gunung, apalagi udah nyampe sini, gimana temen-temen?”

Pemuda 2,3,4 : “Iya nih, terusin aja, apapun risikonya!” (serempak berkata)

Kakek : “Terserah kalian lah, kakek kan cuma ngasih tau aja, kalo nggak percaya ya sudah, resiko tanggung sendiri deh!”

Lalu mereka memulai pendakiannya, dan pada 100 meter yang pertama Boni (pemuda 1) nginjek kodok, serentak ketiga temannya tertawa sembari mengejek. “Wah cewekku lu nanti jelek tuh”, (kata Dedi (pemuda 2).

Kemudian sampai di 100 meter yang kedua giliran Rohmat (pemuda 3) nginjek kodok, spontan Dedi dan Gathot tertawa. “Wah lu sekarang mat, nah tinggal kita berdua nih thot”, seru Dedi. “Tapi sekarang kita harus hati-hati nih jalnnya, biar nggak nginjek kodok Ded”, jawab Gathot.



Lalu keduanya berjalan sangat hati-hati, hingga akhirnya sampai di 100 meter yang terakhir, dan Gathot akhirnya nginjek kodok juga, dedi pun tertawa girang. “Wah jadi gue nih yang nggak nginjek kodok, bakal cantik dong si istri”, kilahnya bangga.

Sepuluh tahun kemudian, keempatnya bertemu kembali dalam suatu reuni, dan masing-masing datang bersama istrinya. Nampak dari mereka berempat hanya Dedilah yang istrinya cantik, sedang Boni, Rohmat, dan Gathot istrinya pas-pasan, “benar juga kata kakek dulu”, (bathin mereka). Dedi tersenyum bangga karena istrinya paling cantik, sedangkan ketiga temannya bingung dan saling pandang, lalu Rohmat berkata “Eh Bon, thot, gimana kalo kita tanya sama istrinya Dedi, ok”

Terus mereka bertanya, “eh mba kok bisa sih ketemu sama mas Dedi, ketemu dimana?”

Istri Dedi : “Anu dulu itu, saya pernah naik gunung yang katanya keramat, terus nginjek kodok”,trus……

Spontan ketiganya langsung ketawa, “berarti yang jelek itu si dedi, ha..ha..ha..

Istri Dedi : ?!?!?!.

Ditinggal mati:

Seorang Istri yang Cantik & Jelita ditinggal mati Suaminya.
suatu malam si arwah Suaminya datang kerumah
Suami : TOK TOK TOK…
Istri : siapa diluar?
Suami : nih suami mu.
Istri : kok balik lagi kan udah mati.
Suami : aku mau bicara.
Istri : ga ah takut kan udah mati.
Suami : serius ini penting.

Istri : kalo udah mati, mati aja jangan ganggu aku lagi.
Suami : aku mau bicara biarpun cuma 1 menit .
Istri : (sambil buka pintu) mau bilang apa sih ?
Suami : CIYE CIYE CIYE JANDA NI’YEE…
ISTRI : DASAR SETAN GILA!!
Teknik Klasik Mengatasi Susah Tidur

Gareng: “Teng,,! Gw kayanya punya penyakit IMSOMNIA alias susah tidur, euy!”
Ateng: “Udah elu coba metode klasik dari orang-orang tua jaman dulu belum, Reng?”
Gareng: “Model klasik yang gimana tuh, Teng?”
Ateng: “Kalo gw sih dikasih tau sama Bapak-Emak gw, ngitung kambing aja sebanyak-banyaknya, Reng! Setelah itu biasanya sih nggak elu sadari langsung tertidur,,,!”
Gareng: “Model itu mah udah gw lakukan juga, Teng! Malahan gw ngitung kambingnya sampe 25.654!”
Ateng: “Dan elu pasti tertidur setelah ngitung sampe sebanyak itu kambingnya, kaaan??”
Gareng: “Bener, Teng! Gw tertidur, tapi kira-kira 5 menit kemudian gw bangun lagi..”
Ateng: “Kok bangun lagi sih, Reng? Masa tidur cuma 5 menit?”
Gareng: “Iya, bini gw si Omas ngebangunin gw, KARENA UDAH HAMPIR JAM 7 PAGI, WAKTUNYA GW BERANGKAT KERJA, Teng!”
Ateng: “%$#@*&^%,,??”
Ibu dan Anak Yang Mau Tidur

Ada seorang ibu orang medan yang tengah mengatuk mau tidur..
Anak: “Mak, Mamak udah pernah injak Jakarta?”
Ibu: “Udah nak.”
Anak: “Kalau Bandung?”
Ibu: “Udah anakku..”
Anak: “Kalau Jogjakarta udah?”
Ibu: “Udah..”
Anak: “Kalau Surabaya, Makassar, Papua, Aceh, Ponianak, Pekanbaru, Balikpapan, Manado, Kendari, Pangkal Pinang, Batam, Palangkaraya udah mak?”
Ibu: “Tidurlah nak, tinggal mulutmu aja lagi yang belum mamak injak
Tidur Satu Ranjang

Seorang karyawan yang alim bersama-sama seorang karyawati sekantornya yang ketus tapi malu-malu butuh, ditugaskan dinas keluar kota. Dalam perjalanan mereka, sampailah disatu kota kecil yang hanya tersedia 1 losmen saja.
Apa mau dikata kamar tidurnyapun cuma 1 yang kosong, ya mau tak mau akhirnya sepasang insan itu tidur diranjang yang sama, saat sebelum tidur, karyawati itu memasang benang halus tepat di-tengah2 ranjang.
Karyawati: “Kalau engkau melewati benang ini, kamu tak pantas sebagai manusia.”
Karyawan: “Lalu pantasnya apa?”
Karyawati: “Pantasnya BINATANG, tahuuu..”
Malam itu berlalu, besok paginya karyawati itu memeriksa pakaian tidurnya yang tetap rapi dan melihat benang itu tak bergeming apalagi sampai putus..
Karyawati: “Malahan sebagai binatang kamu juga TAK PANTAS.”
Karyawan: “Lho kok ngomongnya gitu, jadi pantasnya APA, hayo jawabbb..,”
Karyawati: “Pantasnya sebagai PATUNG di MUSIUM LILIN, tahuuu
Karyawan:@@@??????

Sabtu, 13 Agustus 2016

Lupa Rumah:
      Selama beberapa tahun terakhir ini Pak Iwan membiarkan wajahnya ditumbuhi janggut, kumis dan cambang yang lebat. Pada suatu hari, semua itu dicukurnya habis.
      Sepulangnya dari tukang pangkas, dia melihat puteranya sedang bermain di depan rumah. Dia ingin tahu, apakah putranya masih mengenalnya dalam keadaan klimis seperti itu. Karena itu, dia bertanya pada putearanya, dimana rumah Pak Iwan.

      Dengan ketakutan, anaknya berlari masuk ke dalam rumah, "Bu .. Bapak telah mencukur brewoknya, dan kini jadi lupa dimana rumah kita!"